Iklan VIP

Redaksi
Kamis, 23 Maret 2023, 12:49 WIB
Last Updated 2023-03-23T05:50:50Z
LombokNTBPantai SenggigiWistawan

Melirik Kondisi Pantai Utama Senggigi yang Kini Sudah Tidak Begitu Menarik Lagi Bagi Tamu Manca Negara

foto : Istimewa Pantai Senggigi
Lombok Barat, Clickindonesiainfo.id –Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan disebutkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah. Pariwisata adalah keseluruhan kegiatan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk mengatur, mengurus dan melayani kebutuhan wisatawan.

Pariwisata merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh manusia baik secara perorangan maupun kelompok di dalam wilayah negara lain. Kegiatan tersebut menggunakan kemudahan, jasa dan faktor penunjang lainnya yang diadakan oleh pemerintah dan atau masyarakat, agar dapat mewujudkan keinginan wisatawan baik Domestik maupun Mancanegara(Tourist ).
Tokoh masyarakat dusun Senggigi, Kecamatan Batu Layar Lobar M.Istiqom, sebagai seorang Pelaku dan pemerhati Pariwisata, Melirik Kawasan Pantai utama Senggigi saat ini sebagai Kawasan Pantai Wisata Local Commercial," Pengunjung Local tumpah ruah di Pantai Senggigi dan full parkir kendaraan sampai di bibir pantai, belum lagi kesemerawutan pedagang kaki lima," Kata istiqom

Pantai utama Senggigi yang berlokasi di Depan Hotel MeruMatta dan Hotel Santosa hingga didepan Pasar Seni sudah tidak layak di banggakan sebagai Pantai Asri yang bertarap Internasional karena tamu mancanegara hususnya bule2 sudah tidak tertarik untuk mengunjunginya, apa lagi berlama2 di Pantai tersebut. Karena dilihat terlalu semerawut dan mahal.

"Sekarang lebih pasnya pantai itu sebagai pantai tempat Pelesiran bagi pengunjung lokal, sangat jauh beda dengan keadaan beberapa tahun yang lalu saat pantai Senggigi masih asri dan rapi begitu menjadi favorit bagi Wisatawan manca negara untuk mengunjunginya dan mereka bisa bersantai, berenang dan mandi matahari di atas pantai itu dengan suasana yan nyaman dan bersih, sekarang itu semua tidak ditemukan lagi, Entahlah...!!! Pemangku kebijakan saat ini mungkin pantai Senggigi sudah diplot untuk menjadi tempat rekreasi penduduk local," ucapnya.

Dampak dari Pemandangan dan situasi Kawasan pantai induk senggigi seperti ini membuat Pengaruh negatif yang begitu besar yang dirasakan oleh warga sekitar dan para pengusaha setempat yaitu Tamu/ bule2 yang datang dari pelabuhan padang Bai Bali dengan menggunakan Fast boat /kapal cepat yang tujuannya ke lombok, Sebagian besar tujuan utamanya hanya ke Gili ( Trawangan,Meno,Air ),dan Kuta mandalika (sebagai obyek wisata baru berkembang dibanding Pantai senggigi), mungkin dengan ke Senggigi dianggap/dipandang sudah tidak menarik lagi bagi mayoritas tamu2 asing (bule) alias wisatawan manca negara, ho ho ….? ”tandasnya

Dikatakannya lagi ( istiqom), bahwa Buzzer positif otoritas tertentu klo tdk salah sudah sering memblow up berita ttg kegiatan otoritas tertentu tsb terkait pantai utama Senggigi, tapi mungkin orang bisa menilai itu semua hanya utk meraup conten like di medsos,karena klo kita mau jujur menilai keadaan di Pantai tidak semanis apa yg diberitakan tsb. (tetapi itu klu dikaitkan dg Narasi besar secara visioner tentang Pantai Senggigi sbg Pioneer Tourism Beach Bervisi International seperti keadaan sebelumnya.

Apa bila Senggigi tidak bisa mempertahankan Keasrian pantainya maka dikhawatirkan lamban laun akan ditinggalkan oleh para wisatawan berkelas dan berdompet tebal dan hanya akan jadi tujuan wisata plesiran lokal.

Tentu kita sbg masyarakat merasa prihatin dan kasihan apabila pantai itu ditinggalkan oleh Wisatawan,padahal pantai senggigi ini paling awal menyandang nama besar sebagai Icon wisata terkemuka di pulau Lombok yaitu pantai yg Mendunia dan menjadi pantai yg direcommend oleh Agence2 Travel biro besar di Eropa dan Asia untuk dikunjungi pada waktu2 yang lalu, Seperti STudio Suess Agence, Tui Reiseleitung German travel Agence, Hotel plan Switzerland, MAPPA DEL MONDO dan Pranco Rosso Italian Holiday Travel, Preet Style Australia Travel Agent, De Boer & Swendel Holand Travel,Marco Polo German Travel agemcy dan masih banyak lagi agent-agent Travel lainnya. "Ucapnya

Publisher : Joko Santoso