Iklan VIP

Admin
Selasa, 15 September 2026, 11:36 WIB
Last Updated 2026-09-15T04:53:58Z

Ketua DPD Ormas Kamtibmas Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Meidison Simamora "penting nya menjaga kondusit kota Batam di tanah bumi Melayu yang kita cintai"



Batam, 15 September 2026 – Menyikapi peristiwa bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Setokok, Barelang, pada Senin sore (14/9), yang telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, DPD Ormas Kamtibmas Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Meidison Simamora menyampaikan beberapa poin penting demi menjaga kondusifitas bumi Melayu yang kita cintai:

1. Turut Berduka Cita yang Mendalam

Kamtibmas Indonesia Kepri menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa manusia tidak pernah bisa dibenarkan atas alasan apa pun.

2. Mendukung Penuh Langkah Tegas Kepolisian (Polda Kepri)

Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah cepat Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin beserta jajaran yang langsung turun tangan mengendalikan situasi. Kami mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas, melakukan penyelidikan yang transparan, dan menindak tegas seluruh pihak yang bertanggung jawab serta aktor intelektual di balik sengketa lahan PT MIG tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.

3. Menghimbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu SARA

Menegaskan pernyataan dari Kapolda Kepri, kami mengingatkan seluruh lapisan masyarakat bahwa konflik ini murni merupakan persoalan hukum penguasaan lahan, bukan masalah Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). Jangan ada pihak yang mencoba menggoreng isu ini untuk memecah belah kerukunan warga Kepri.

4. Menolak Cara-Cara Anarkis dalam Penyelesaian Sengketa

Kamtibmas Indonesia Kepri menghimbau kepada semua kelompok massa, korporasi, maupun masyarakat umum untuk selalu mengedepankan jalur hukum, dialog, dan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap perselisihan tata ruang atau lahan. Tindakan main hakim sendiri (anarkisme) hanya akan merugikan semua pihak dan merusak citra Kota Batam sebagai kota investasi yang aman.

5. Seruan Menjaga Kondusifitas

Kami menginstruksikan kepada seluruh kader dan anggota Kamtibmas Indonesia di tingkat Kepri maupun Kota Batam untuk aktif membantu aparat keamanan dalam menenangkan situasi di lingkungan masing-masing. Mari kita jaga iklim investasi dan kenyamanan sosial di Kepulauan Riau.

“Mari kita percayakan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian. Kepri adalah rumah kita bersama, dan kedamaian adalah harga mati yang wajib kita jaga bersama.”(Hadigus)