Iklan VIP

Admin
Sabtu, 29 Agustus 2026, 16:42 WIB
Last Updated 2026-08-29T10:25:30Z

SMA Negeri 12 Batam Tampil Semarak di Pawai Kemerdekaan di Kecamatan Lubuk Baja

 


BATAM – Semangat kemerdekaan dan kecintaan terhadap budaya Nusantara ditunjukkan siswa-siswi SMA Negeri 12 Batam dalam kegiatan pawai kemerdekaan yang digelar di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.



Dengan penuh antusias, para pelajar SMA Negeri 12 Batam mengikuti pawai dengan didampingi para guru. Rombongan sekolah dipimpin langsung oleh Ibu Nungky Saptorini Wulandari, S.H., selaku koordinator pendamping siswa dan siswi SMA Negeri 12 Batam.


Pawai tersebut menjadi momentum bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas, semangat kebangsaan sekaligus mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat.



Di bawah langit Kota Batam, derap langkah para siswa terlihat penuh semangat. Kibaran bendera Merah Putih mengiringi barisan peserta, berpadu dengan tabuhan kompang yang menciptakan suasana meriah sepanjang jalannya pawai.


Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah keberadaan miniatur perahu Lancang Kuning. Perahu tersebut menjadi simbol yang mengingatkan pada jejak sejarah dan budaya masyarakat Melayu yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan maritim di kawasan Kepulauan Riau.


Tidak hanya menampilkan budaya Melayu, rombongan SMA Negeri 12 Batam juga menghadirkan keberagaman budaya Nusantara melalui barisan pengantin adat.


Busana adat dengan berbagai warna dan karakter dari berbagai daerah di Indonesia menjadi gambaran bahwa perbedaan budaya merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga.


Para siswa juga menampilkan berbagai tarian tradisional. Gerakan tari yang dibawakan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga kesenian daerah agar tetap dikenal generasi muda.


Semarak pawai semakin terasa dengan penampilan pencak silat. Kibasan jurus yang diperagakan para siswa tidak hanya memperlihatkan keberanian, tetapi juga menggambarkan nilai disiplin, ketangkasan dan pengendalian diri.


Di bagian lain barisan, siswa juga memperagakan simulasi pertolongan pertama pada korban luka-luka.


Simulasi tersebut memberikan pesan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan dan hiburan. Pelajar juga perlu memiliki kepedulian, kesiapsiagaan serta kemampuan membantu sesama ketika menghadapi situasi darurat.


Rangkaian penampilan itu menjadikan keikutsertaan SMA Negeri 12 Batam dalam pawai bukan sekadar seremoni peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter bagi para siswa.


Keikutsertaan dalam pawai juga diharapkan mampu membangun kepercayaan diri siswa untuk terus berprestasi.


Pihak SMA Negeri 12 Batam berharap para peserta didik mampu bersaing tidak hanya dengan pelajar di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di tingkat nasional.


Harapan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, kreativitas, karakter, kecintaan terhadap budaya serta semangat kebangsaan.


“Besar harapan kami siswa-siswi SMA Negeri 12 Batam mampu bersaing dengan pelajar Batam, Kepulauan Riau hingga tingkat nasional. Dengan satu tujuan, SMA Negeri 12 mampu menjadi contoh bagi seluruh SMA sederajat di Indonesia,” ujar pendamping kegiatan.


Pawai kemerdekaan di Kecamatan Lubuk Baja akhirnya menjadi ruang bagi para pelajar untuk menampilkan berbagai potensi yang mereka miliki.


Kibaran Merah Putih, tabuhan kompang, miniatur Lancang Kuning, busana adat Nusantara, tarian tradisional, pencak silat hingga simulasi pertolongan pertama berpadu menjadi satu rangkaian pertunjukan.


Bagi siswa-siswi SMA Negeri 12 Batam, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk belajar bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga harus diisi dengan semangat belajar, gotong royong, kepedulian dan prestasi.


Semangat para pelajar dalam pawai tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan sekaligus merawat keberagaman Indonesia.(Hadi)