Iklan VIP

Admin
Sabtu, 10 Januari 2026, 14:32 WIB
Last Updated 2026-01-10T07:32:53Z

Rusunawa Blok D Sekupang: Proyek Rehabilitasi yang Belum Selesai, Transparansi Dikecam

 


Batam – Clickindonesiainfo.id-Kasus rehabilitasi Rusunawa Blok D di Sekupang, Batam, kini menjadi sorotan utama masyarakat. Setelah dugaan pembuangan papan proyek untuk menyamarkan ketidaksempurnaan, temuan terbaru menunjukkan bangunan masih jauh dari kelayakan huni meski masa kontrak diklaim berakhir. 

 



Pantauan lapangan mengungkap pekerjaan yang belum tuntas, seperti finishing yang belum sempurna, instalasi utilitas yang belum terpasang, dan struktur yang dinilai tidak aman. Ini bertentangan dengan klaim bahwa proyek telah rampung. 

 

Warga sekitar menyuarakan kekhawatiran keamanan, karena bangunan masih terlihat setengah jadi tanpa update resmi. 

 

Ketiadaan papan proyek menghambat pengawasan publik. Tanpa informasi tentang pelaksana, kontrak, dan pengawas, sulit memverifikasi laporan kemajuan administratif. 

 

Seorang sumber menyebut, laporan progres mungkin tidak akurat, berpotensi menyesatkan. 

 

> “Fisik masih banyak yang belum selesai, tapi administrasi bilang lengkap, ini masalah besar dan bisa jadi pelaporan palsu,” ungkapnya. 

 

Sorotan kini pada PPK dan dinas terkait, dengan pertanyaan: apakah ada pemeriksaan fisik sebelum bayar, berita acara kemajuan, dan siapa yang nyatakan proyek hampir selesai. Ini menimbulkan dugaan pembiaran sistemik. 

 

Seorang pemerhati sosial menegaskan, kasus ini berpotensi kerugian negara jika dana dicairkan meski pekerjaan belum final. 

 

> “Audit teknis dan keuangan mutlak diperlukan. Ini bisa jadi contoh proyek 'selesai di atas kertas' tapi bermasalah di lapangan,” tegasnya. 

 

Masyarakat mendesak: Audit independen kualitas dan volume pekerjaan, Pemeriksaan dokumen pembayaran, Klarifikasi dari konsultan pengawas CV Rekan Kerja Konsultan, Pemanggilan pihak hilangkan papan proyek 

 

Tanpa aksi, kepercayaan pada pengelolaan APBD Batam tergerus. 

 

Kasus ini bukan sekadar proyek, tapi ujian komitmen pemerintah dan hukum dalam akuntabilitas dana rakyat. 

 

Publik menunggu: Audit terbuka, Penyelidikan menyeluruh, Pertanggungjawaban terkait   

 

Jika tidak, ini jadi preseden buruk proyek bermasalah lolos tanpa konsekuensi.