Iklan VIP

Redaksi
Sabtu, 10 Januari 2026, 10:41 WIB
Last Updated 2026-01-10T03:43:17Z

Viral! Bandar Sabu di Lebakrejo Ditangkap, Polisi Sita Lima Kantong Teh China




Pasuruan,Clickindonesiainfo.id - Sebuah video berdurasi tujuh detik yang memperlihatkan penangkapan seorang residivis narkoba mendadak viral di media sosial. Pria tersebut diduga kuat sebagai bandar sabu dan ditangkap oleh anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan.

Penangkapan terjadi di Jalan Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (7/1) sore. Berdasarkan keterangan warga sekitar, suasana di lokasi mendadak ramai oleh kehadiran aparat kepolisian, sehingga menarik perhatian masyarakat yang penasaran dan mendekat untuk menyaksikan proses penangkapan.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut dikemas dalam kantong plastik teh China.

“Informasinya sekitar lima kantong teh China. Kabarnya beratnya sekitar lima kilogram,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, salah satu perwira di lingkungan Polres Pasuruan membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, terduga pelaku berinisial SKJ dan diketahui merupakan suami dari Kepala Desa Lebakrejo.

“Iya mas, kemarin memang telah diamankan seorang yang diduga bandar sabu. Informasinya yang bersangkutan merupakan suami Kades Lebakrejo,” ujar perwira berpangkat satu balok saat dikonfirmasi, Jumat (9/1).

Ia menambahkan, dari hasil pengamanan sementara, polisi menyita lima kantong teh China yang diduga kuat berisi narkotika jenis sabu. Saat ini, seluruh barang bukti tersebut masih menjalani uji laboratorium di Polda Jawa Timur.

“Kita masih menunggu hasil uji laboratorium di Polda Jatim untuk memastikan kandungan barang bukti tersebut, karena dikemas dalam kemasan teh China,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus residivis yang diduga sebagai bandar sabu tersebut, meski peristiwa ini telah ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.