KOTA PASURUAN,Clickindonesiainfo.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Penjaringan Bakal Calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Pasuruan, Minggu (1/2/2026) pagi. Kegiatan ini berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Jalan KH. Mas Mansyur No. 3, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo.
Rapat diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dihadiri Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Andri Wahyudi, jajaran pengurus DPC, pengurus PAC dan ranting se-Kota Pasuruan, serta sejumlah kader senior partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, ST, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam proses kaderisasi kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Menurutnya, penjaringan Ketua PAC tidak sekadar rutinitas organisasi, melainkan upaya melahirkan kader ideologis yang solid, berintegritas, dan mampu bekerja secara gotong royong demi kepentingan partai dan rakyat.
“Rapat ini sekaligus menjadi forum PAC untuk mengusulkan calon Ketua PAC. Proses penjaringan harus berjalan sesuai AD/ART partai, mengedepankan kebersamaan, serta memilih kader terbaik untuk memperkuat PDI Perjuangan ke depan,” ujar Mahfud dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kekuatan PDI Perjuangan terletak pada soliditas struktur organisasi dan kerja nyata di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seluruh tahapan penjaringan diharapkan dilaksanakan secara demokratis dan berlandaskan peraturan partai.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Andri Wahyudi, saat membuka acara menekankan pentingnya restrukturisasi organisasi sebagai bagian dari dinamika dan periodisasi kepemimpinan partai.
Ia mengingatkan bahwa seluruh proses penjaringan harus mengacu pada Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025.
Andri juga menyoroti peran strategis generasi muda dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menyebutkan bahwa komposisi pemilih pada Pemilu 2029 akan didominasi generasi milenial dan Gen Z, sehingga kader muda dinilai lebih relevan untuk memimpin PAC.
“Usia calon Ketua PAC diprioritaskan antara 35 hingga 40 tahun. Kader muda diharapkan mampu menggerakkan organisasi dan siap menjadi ujung tombak partai dalam menghadapi Pemilu 2029,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rapat penjaringan minimal harus dihadiri dua pertiga pengurus ranting di setiap kelurahan. Setiap PAC diwajibkan mengusulkan sedikitnya lima nama, yang selanjutnya akan diplenokan di tingkat DPC untuk disaring menjadi tiga nama sebelum diajukan ke DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Rapat penjaringan dipimpin langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Tatit Panji, S.I.Kom. Ia menyampaikan bahwa hasil penjaringan bakal calon Ketua PAC akan diumumkan secara resmi setelah seluruh tahapan dan proses verifikasi internal partai selesai dilakukan.
Melalui agenda ini, DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan berharap proses regenerasi kepemimpinan dapat berjalan optimal dan mampu memperkuat posisi partai sebagai partai ideologis yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.
(Jack)



