| Foto: suasana desa pulokerto, Kraton, Pasuruan |
Pasuruan,Clickindonesiainfo.id – Banjir luapan kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Sedikitnya 50 kepala keluarga (KK) terdampak genangan air yang terus meningkat akibat luapan sungai dan pasang air laut di Kecamatan Kraton, Kamis (21/5/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menyebut banjir mulai terjadi sejak Selasa (19/5/2026) sore setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Pasuruan dan sekitarnya.
Tingginya curah hujan menyebabkan debit air di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meningkat hingga meluap ke jalan raya dan permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan kondisi genangan di beberapa titik masih bersifat fluktuatif. Sejumlah wilayah mulai mengalami penurunan debit air, namun genangan di Desa Pulokerto justru semakin meningkat akibat pengaruh pasang air laut.
“Di Dusun Pulodowo, Desa Pulokerto terjadi peningkatan genangan akibat pengaruh pasang air laut,” ujar Gatot dalam laporan resminya.
Selain merendam rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat dan akses jalan lingkungan. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Petugas BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir tersebut.(Jack)



