Pasuruan,Clickindonesiainfo.id– Pelarian dua pelaku begal sadis yang menyerang wisatawan perempuan di jalur sepi Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, akhirnya berakhir. Tim Jatanras Polda Jawa Timur bergerak cepat melakukan perburuan lintas wilayah hingga berhasil meringkus keduanya, meski sempat mencoba kabur dan melarikan diri dari kejaran petugas.
Dua tersangka berinisial JF (19) dan SAS (25), yang merupakan warga Desa Ngembal, tak berkutik saat ditangkap. Proses penangkapan dipimpin langsung oleh Kasubdit III Jatanras Polda Jatim yang memimpin operasi pengejaran terhadap para pelaku.
Salah satu tersangka, JF, diketahui sempat melarikan diri ke wilayah Madura dan bersembunyi dengan bekerja sebagai kuli bangunan. Namun upaya tersebut gagal setelah petugas berhasil melacak keberadaannya. Saat hendak diamankan, tersangka sempat berusaha kabur, namun berhasil digagalkan oleh tim di lapangan.
Dari hasil pengembangan, polisi kemudian bergerak cepat menangkap tersangka lainnya, SAS, di rumahnya di Desa Ngembal
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari kasus pembegalan brutal yang terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, di depan pintu masuk wisata Bhakti Alam, Ngembal.
Dalam peristiwa itu, dua wisatawan perempuan asal Sidoarjo menjadi korban. Salah satu korban, Ervira Devi Rismawanti (23), mengalami luka bacok di tangan kiri setelah berusaha mempertahankan sepeda motornya dari rampasan pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis celurit.
“Korban sempat melakukan perlawanan, sehingga salah satu pelaku melukai tangan korban dengan sabetan celurit,” ungkap anggota Jatanras Polda Jatim.
Aksi cepat aparat kepolisian ini berhasil mengakhiri pelarian pelaku sekaligus meredam keresahan masyarakat, khususnya di jalur wisata Tutur yang dikenal rawan pada jam-jam sepi.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan keduanya dalam jaringan atau aksi kejahatan serupa di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.(Jack)



