Iklan VIP

Admin
Minggu, 16 Agustus 2026, 11:23 WIB
Last Updated 2026-08-16T04:23:43Z

Teka Teki Misteri Operasi Bareskrim di Batam : Gelper dan Kasino Digrebek 136 Orang Di Gelandang Ke Polresta Barelang



Clickindonesiainfo.id – Batam - Tim Dittipidum Bareskrim Mabes Polri mengobok-obok Nagoya Game Zone dan Kasino di depan Hotel Nagoya, Sabtu malam (15/08/2026). Sedikitnya 136 orang diamankan dan digelandang ke Polresta Barelang.


Mereka terdiri dari karyawan jackpot, karyawan kasino, pemain, hingga tukang parkir. Operasi ini dilakukan dengan pengamanan ketat Tim Gegana Brimob.


Namun di balik besarnya operasi, muncul teka-teki besar: kenapa hanya Nagoya?


*DISOROT: OPERASI TEBANG PILIH & SIKAP REPRESIF*


Ismail, Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri yang berada di lokasi, menyebut operasi ini janggal.


“Di sekitar Nagoya ada banyak arena permainan. Tapi sasarannya hanya Nagoya Game Zone dan Kasino. Yang lain tidak disentuh sama sekali. Ini apa, tebang pilih?” tanya Ismail.


Ia juga mengkritik cara pengamanan Tim Gegana di lapangan. 


“Wartawan yang mau meliput diusir dan disuruh minggir. Senjata diacungkan. Masyarakat yang mau pulang ke kos juga tidak boleh lewat. Perlakuannya seperti sedang mengepung teroris, bukan lokasi usaha,” tegasnya.


*KEHADIRAN KAPOLDA JADI PERTANYAAN BARU*


Yang membuat publik makin bertanya adalah kehadiran Kapolresta Barelang dan unsur Polda Kepri dalam operasi yang dipimpin Bareskrim Mabes Polri.


“Ini yang bikin kami bingung. Kalau Mabes yang turun tangan, lalu selama ini apa kerja Polda Kepri? Penegakan hukum di daerah kemana? Kapolda harus jelaskan ke publik,” ujar Ismail.


Ia menegaskan, pihaknya mendukung pemberantasan judi. Namun penindakan harus tepat dan tidak merugikan iklim investasi.


“Jackpot itu usahanya berizin. Yang dibutuhkan pengawasan, bukan sapu jagat. Ini tukang parkir saja diangkut. Kalau begini terus, investor takut. Pengangguran di Batam bisa nambah,” lanjutnya.


*136 ORANG MASIH DIPERIKSA*


Hingga berita ini diturunkan, 136 orang masih menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang. Belum ada rilis resmi dari Bareskrim terkait barang bukti dan pasal yang disangkakan.


Publik kini menunggu jawaban: Apakah ini awal dari operasi besar pemberantasan judi di Batam, atau hanya aksi di satu titik untuk meredam sorotan?


Catatan Redaksi: Semua pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. Penentuan status hukum menunggu hasil penyidikan. Redaksi membuka ruang klarifikasi kepada pihak manajemen Nagoya Game Zone dan Kapolda Kepri.


Pewarta: Gunawan

Tim Investigasi http://Clickindonesiainfo.id