PASURUAN,Clickindonesiinfo.id— Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab, Satbinmas Polres Pasuruan menggelar kegiatan rutin Cooling System Polisi Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren Al Yaasini, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (26/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung pukul 18.30 hingga 20.45 WIB di masjid pondok pesantren tersebut diikuti sekitar 350 santri, dengan KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos., bertindak sebagai narasumber penyuluhan dan pembinaan keamanan serta Harkamtibmas.
Dalam penyampaiannya, Iptu Bambang memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan psikotropika, perundungan (bullying), kenakalan remaja, serta berbagai bentuk pelanggaran hukum yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia menegaskan bahwa para santri harus mampu menjaga perilaku, menghormati sesama, dan tidak terlibat dalam tindakan kekerasan maupun perbuatan yang melanggar aturan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat. Para santri juga diajak membangun pergaulan yang sehat, saling peduli, serta berani menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
Selain itu, para santri diingatkan agar tidak mudah tergiur ajakan bermain judi online maupun menggunakan pinjaman online secara tidak bijak. Dalam menghadapi derasnya arus informasi digital, mereka diimbau untuk lebih cermat dan selektif dalam menggunakan media sosial, memeriksa kebenaran informasi, serta tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks. Iptu Bambang juga mendorong para santri agar berani speak up atau melaporkan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan kepada Bhabinkamtibmas setempat. Edukasi turut diberikan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, mengingat kecelakaan dapat dipicu oleh pelanggaran aturan, kelalaian manusia, maupun kondisi jalan yang tidak aman.
Kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pengasuh pesantren, dewan guru, dan para santri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta kondusif. Hadir dalam kegiatan itu Kepala keamanan Ponpes Al Yaasini, M. Afandi, S.H., M.E., Gus Tsabit selaku perwakilan keluarga pesantren, Teguh Warsito selaku Banum Satbinmas, serta jajaran dewan guru. Seluruh unsur pendidikan diajak untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan belajar dan perilaku santri, meningkatkan pengawasan secara bijaksana, serta bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba, perundungan, dan tindak kriminalitas lainnya yang dapat mencoreng nama baik keluarga maupun lembaga pendidikan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara para santri dan narasumber, yang menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai persoalan keamanan dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program Cooling System Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Pasuruan berharap terbangun sinergitas yang semakin erat antara kepolisian dan lingkungan pesantren, sekaligus tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja santri pondok. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan kerja sama seluruh pihak, para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, peduli terhadap sesama, taat hukum, dan siap meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik. (Jack)



