PASURUAN,Clickindonesiainfo.id – Kinerja pengamanan wilayah yang dilakukan Polres Pasuruan Kota sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil menggembirakan. Berdasarkan data Analisis dan Evaluasi (Anev), jumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan dalam press rilis laporan akhir tahun yang digelar pada Senin (29/12/2025). Wakapolres Pasuruan Kota, Yokbeth Wally, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 terdapat 738 kasus gangguan kamtibmas, sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi 543 kasus.
“Artinya terjadi penurunan sebanyak 195 kasus atau setara 26,42 persen. Ini menjadi indikator membaiknya situasi keamanan serta efektivitas langkah preventif dan represif yang dilakukan Polres Pasuruan Kota bersama para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Tiga Faktor Penopang Penurunan Kamtibmas
Wakapolres menjelaskan, terdapat tiga faktor utama yang berkontribusi besar terhadap penurunan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Pertama, penurunan signifikan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang mencapai 51,83 persen. Tak hanya jumlah kejadian, angka korban meninggal dunia juga menurun drastis.
“Pada tahun 2024 tercatat 110 korban meninggal dunia akibat laka lantas, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 44 orang, atau berkurang sekitar 60 persen,” jelasnya.
Kedua, peningkatan kinerja penyelesaian kasus tindak pidana tertentu (Tipidter). Dari 74 laporan pada tahun 2024, hanya 23 kasus atau 31 persen yang berhasil diselesaikan. Sementara pada tahun 2025, dari 34 laporan yang masuk, sebanyak 30 kasus berhasil dituntaskan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 88,2 persen.
Ketiga, penanganan kasus narkotika juga menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota menangani 67 kasus, atau menurun sekitar 1,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sinergi dan Program Strategis
Kompol Yokbeth menegaskan, capaian positif ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. Salah satu upaya strategis yang terus dioptimalkan adalah pemanfaatan layanan Call Center 110, yang memungkinkan masyarakat melaporkan gangguan kamtibmas secara cepat dan responsif.
Selain itu, Polres Pasuruan Kota juga mengembangkan Program Unggulan Kapolres 10.000 CCTV. Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 3.180 unit CCTV telah terpasang di berbagai titik strategis.
“CCTV sangat membantu percepatan pengungkapan kasus, pencegahan tindak kriminal, serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Polres Pasuruan Kota juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif, khususnya dengan mendukung pemasangan CCTV di kawasan rawan kriminalitas maupun fasilitas umum yang belum terjangkau pengawasan langsung.
Dengan berbagai capaian tersebut, Polres Pasuruan Kota optimistis situasi kamtibmas yang kondusif dapat terus terjaga, seiring komitmen bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Pasuruan yang aman, tertib, dan nyaman.
Penulis: Zen



