Iklan VIP

Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026, 19:59 WIB
Last Updated 2026-02-11T13:00:03Z

Humanis tapi Tegas, Satlantas Polres Pasuruan Kota Tertibkan ODOL hingga Pelanggar Helm dalam Operasi Semeru 2026




PASURUAN KOTA,Clickindonesiainfo.id– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan pendekatan humanis dan edukatif. Meski mengedepankan imbauan persuasif, petugas tetap bertindak tegas terhadap kendaraan dan pengendara yang melanggar aturan keselamatan.

Dalam operasi tersebut, petugas menyasar kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti kereta kelinci, becak motor, hingga kendaraan over dimension dan over loading (ODOL). Kendaraan-kendaraan tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lain jika tidak memenuhi standar teknis yang berlaku.

Tak hanya itu, pelanggaran kasatmata juga menjadi fokus penindakan. Mulai dari pengendara sepeda motor tanpa helm berstandar nasional (SNI), pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan, penggunaan telepon seluler saat berkendara, hingga berbagai bentuk pelanggaran lain yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata soal penindakan, tetapi membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Operasi Keselamatan Semeru 2026 kami laksanakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan kebutuhan bersama,” ujar AKP Amrullah.

Ia menjelaskan, sebelum penindakan dilakukan, pihaknya telah menggencarkan langkah preemtif dan preventif. Di antaranya sosialisasi kepada komunitas pengemudi, penyuluhan di sekolah-sekolah, serta penyampaian imbauan langsung di titik-titik keramaian.

“Kami sudah memberikan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya kelengkapan kendaraan dan perlindungan diri, seperti helm dan sabuk keselamatan. Penindakan adalah langkah lanjutan jika masih ditemukan pelanggaran,” jelasnya.

Langkah Satlantas tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Ahmad (45), warga Kota Pasuruan, mengaku merasa lebih aman dengan adanya operasi rutin seperti ini.

“Kami merasa lebih nyaman ketika aturan ditegakkan. Dengan adanya operasi seperti ini, masyarakat jadi lebih tertib dan berhati-hati saat berkendara,” katanya.

Hal senada disampaikan Siti Rahma (38). Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara konsisten agar budaya tertib lalu lintas semakin mengakar.
“Keselamatan itu tanggung jawab bersama. Kami mendukung upaya kepolisian untuk mengingatkan dan menertibkan demi kebaikan bersama,” tuturnya.

Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Kota berkomitmen menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus membangun budaya disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat.
(Jack)