Iklan VIP

Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026, 11:23 WIB
Last Updated 2026-02-12T04:24:15Z

Satlantas Polres Pasuruan Luncurkan WAKJOLMAS, Gandeng Ojol Jadi “Mata dan Telinga” Polisi di Jalan Raya



PASURUAN,Clickindonesiainfo.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan resmi meluncurkan inovasi bertajuk WAKJOLMAS (Warung Ojol Kamtibmas), Rabu (11/2/2026).

Program ini digagas sebagai terobosan untuk mempercepat respons penanganan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui kolaborasi aktif dengan para pengemudi ojek online (ojol).

WAKJOLMAS menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan komunitas ojol yang setiap hari berada di jalanan. Dengan mobilitas tinggi dan jangkauan luas, para pengemudi ojol diharapkan mampu menjadi mitra strategis Polri sebagai “mata dan telinga” di lapangan.

Mereka dapat segera melaporkan berbagai kejadian, mulai dari kecelakaan lalu lintas, pohon tumbang, kendaraan mogok, hingga titik kemacetan yang berpotensi mengganggu arus kendaraan.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, menegaskan bahwa inovasi ini bertujuan memangkas waktu respons petugas terhadap setiap insiden di jalan raya.

“Melalui WAKJOLMAS, kami membangun komunikasi yang lebih intensif dengan rekan-rekan ojol. Informasi yang cepat dan akurat dari mereka sangat membantu agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara tepat dan segera,” ujar AKP Derie.

Menurutnya, WAKJOLMAS bukan sekadar warung tempat berkumpul, melainkan pusat koordinasi informal yang memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamseltibcarlantas. Sinergi ini diharapkan mampu mencegah masalah kecil berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, turut mengapresiasi langkah inovatif tersebut. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami ingin membangun budaya saling peduli di jalan raya. WAKJOLMAS adalah bentuk nyata kolaborasi Polri dan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Partisipasi aktif rekan-rekan ojol akan mempercepat respons kami dalam menangani setiap kejadian,” tegasnya.

Implementasi program ini di lapangan dikoordinasikan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus. Sebagai langkah awal, warung pertama yang menjadi markas WAKJOLMAS dibuka di lokasi strategis, tepatnya di dekat Simpang 4 Kancilmas, Bangil.

Lokasi tersebut dipilih karena merupakan salah satu titik dengan mobilitas tinggi di wilayah Bangil. Dengan keberadaan WAKJOLMAS di titik strategis ini, diharapkan arus informasi dari lapangan ke kepolisian semakin cepat dan akurat.

Melalui inovasi ini, Satlantas Polres Pasuruan menunjukkan komitmennya menghadirkan pendekatan humanis dan kolaboratif dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat di era digital.
(Jack)