PASURUAN,Clickindonesiainfo.id– Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, KBO Satbinmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Pd., S.Sos., melaksanakan kegiatan pencerahan dan pembinaan penyuluhan (Binluh) kepada dewan guru serta ratusan wali murid MTs Ma’arif Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dihadiri sekitar 215 peserta dan menjadi bagian dari Program Cooling System Polres Pasuruan. Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB ini diawali dengan penyampaian materi tentang berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari bahaya narkoba, bullying, penyalahgunaan media sosial, kenakalan remaja, balap liar, hingga ancaman perjudian dan pinjaman online. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami dan diterapkan oleh para orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Bambang Hariyadi menegaskan bahwa peran orang tua merupakan benteng utama dalam menjaga dan mengawasi perkembangan anak. Orang tua diharapkan aktif memantau pergaulan, aktivitas media sosial, penggunaan telepon genggam, serta membangun komunikasi yang terbuka agar anak tidak mudah terjerumus ke dalam perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan mereka.
Selain itu, para wali murid dan dewan guru diajak untuk bersinergi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kerja sama yang erat antara keluarga, sekolah, dan kepolisian dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum maupun perilaku negatif di kalangan remaja. Para orang tua juga didorong untuk menjadi teladan melalui pembiasaan ibadah, penguatan akhlak, serta perhatian yang lebih intens terhadap perkembangan karakter dan mental anak.
Kepala MTs Ma’arif Sukorejo, Muhammad Tauchid, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Pasuruan yang telah peduli serta meluangkan waktu hadir di tengah-tengah wali murid untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dalam memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian demi menjaga serta mengarahkan generasi muda ke jalan yang positif.
Suasana semakin hangat saat sesi tanya jawab berlangsung. Berbagai pertanyaan dari wali murid dijawab secara lugas, lengkap, dan realistis oleh pemateri dengan mengaitkan penjelasan pada nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis Nabi. Salah satu wali murid, Bu Fitri, mengaku bangga, bersyukur, dan merasa puas karena pertanyaan yang disampaikannya mendapat jawaban yang jelas dan mudah dipahami. Momen tersebut semakin mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan berharap tercipta kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah bukan untuk menakut-nakuti, melainkan menjadi mitra masyarakat dalam membimbing, melindungi, dan mengawal lahirnya generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki masa depan yang cerah.(Jack)



