Batam – Clickindonesiainfo.id Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau akan mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pengembangan Gedung RS Awal Bros Batam. Evaluasi dilakukan menyusul temuan di lapangan yang menunjukkan sejumlah pekerja proyek tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar.
Kepala Disnakertrans Kepri Diky Wijaya menegaskan penerapan K3 merupakan kewajiban mutlak dalam setiap kegiatan konstruksi, terlebih pada pembangunan fasilitas kesehatan. Kelalaian penggunaan APD, kata dia, berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan melanggar aturan ketenagakerjaan.
“Kami akan menelusuri dan mengevaluasi kondisi di lapangan, termasuk memastikan pengawasan internal dari pihak pelaksana proyek terkait penggunaan APD,” kata Diky, Kamis (30/1).
Dikky menekankan penerapan K3 tidak boleh hanya bersifat administratif, seperti pemasangan papan imbauan keselamatan. Standar K3 harus diterapkan secara nyata dan konsisten selama pekerjaan berlangsung.
Terkait pengawasan, Disnakertrans Kepri menyebut pemeriksaan K3 dilakukan secara berkala maupun berdasarkan laporan dan temuan lapangan. Dokumentasi serta publikasi media akan menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, tanggung jawab utama penerapan K3 berada pada kontraktor pelaksana, termasuk penyediaan dan penggunaan APD. Namun, pengawas proyek dan pemilik proyek juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan standar keselamatan dijalankan.
“Jika ditemukan pelanggaran, sanksi administratif bisa diberikan, mulai dari pembinaan, teguran, hingga rekomendasi penghentian sementara pekerjaan bila membahayakan keselamatan pekerja,” ujarnya.
Diky menegaskan prinsip K3 bersifat pencegahan, bukan penindakan setelah kecelakaan terjadi. “K3 itu preventif, bukan menunggu sampai ada korban,” katanya.
Disnakertrans Kepri mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pengembangan RS Awal Bros Batam agar segera memastikan penggunaan APD secara menyeluruh dan meningkatkan disiplin penerapan K3.
Sementara itu, media menyatakan akan terus memantau tindak lanjut evaluasi serta implementasi K3 di proyek tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan perlindungan keselamatan pekerja.(Gun/Tim)






