Iklan VIP

Redaksi
Senin, 27 April 2026, 14:02 WIB
Last Updated 2026-04-27T07:06:37Z
Anak dibawah umurjatimPasuruanPencabulanPolres

Dibalik Pintu Tertutup, Pria Asal Pasuruan Kota Dilaporkan Kasus Dugaan Pencabulan

Foto: gambar ilustrasi 


Pasuruan, Clickindonesiainfo.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di wilayah, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Seorang pria berusia (59) tahun berinisial P dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap seorang korban di sebuah rumah. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.


Laporan resmi diajukan sehari setelah kejadian, menyusul pengakuan korban kepada orang tuanya. Dimas, ayah korban, menuturkan bahwa terlapor datang ke rumahnya dengan alasan mengantar korban pulang dari sekolah.


Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan terbuka dan terdapat anak-anak di dalamnya. Istrinya sempat meninggalkan rumah untuk pergi ke warung, sementara terlapor masih berada di dalam rumah.


“Saya sempat curiga karena pintu rumah tertutup dan terkunci dari dalam,” ujarnya.


Kecurigaan tersebut terjawab ketika korban ditemukan berada di kamar mandi dengan kondisi mencurigakan. Setelah ditanya, korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh terlapor secara berulang dalam waktu singkat.


“Anak saya saat itu di kamar mandi, dan mengaku perbuatan itu terjadi berulang kali,” tambahnya.


Tidak terima dengan kejadian tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasuruan Kota.


“Saya berharap pelaku dihukum setimpal agar tidak meresahkan masyarakat,” tegas Dimas.


Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.


“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses pendalaman serta pengumpulan alat bukti,” ujar Junaidi.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berani melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa. Selain itu, kepolisian akan menggandeng pihak sekolah dan masyarakat dalam upaya pencegahan.


“Kami bersama Bhabinkamtibmas akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Jika ada hal mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melapor,” pungkasnya.


Kasus ini kembali menjadi perhatian serius terkait pentingnya perlindungan terhadap anak di lingkungan masyarakat.(Jack)