Iklan VIP

Redaksi
Kamis, 30 April 2026, 12:00 WIB
Last Updated 2026-04-30T05:01:33Z

Kepala TK Swasta dari Senggigi Cetak Sejarah, Raih Juara 1 Ajang Pendidikan BPMP NTB 2026



Lombok Barat,Clickindonesiainfo.id – Ajang Diseminasi Praktik Baik Program Prioritas 2025 dan Penganugerahan Pendidikan yang digelar oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB di Hotel Lombok Garden pada 28–30 April 2026 menghadirkan kejutan besar.

Di tengah dominasi peserta dari sekolah negeri, sosok Kepala TK Tunas Bangsa Senggigi, Riyadatul Jannah, S.Pd, justru tampil gemilang. Ia sukses meraih Juara 1, mengungguli para kepala sekolah dari seluruh kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian agenda mulai dari pemaparan kebijakan pendidikan, diseminasi praktik baik, diskusi interaktif, hingga presentasi inovasi yang telah diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.

Puncak acara ditandai dengan penganugerahan penghargaan kepada kepala sekolah dan satuan pendidikan yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi serta praktik terbaik dalam peningkatan mutu pendidikan. Dari sejumlah peserta, termasuk perwakilan sekolah negeri, kehadiran sekolah swasta menjadi warna tersendiri dalam kompetisi tersebut.

Prestasi Riyadatul Jannah menjadi sorotan utama. Selain satu-satunya perwakilan dari sekolah swasta di kategori tersebut, ia juga belum berstatus ASN. Namun, hal itu tidak menghalangi dirinya menunjukkan kualitas kepemimpinan, inovasi, serta dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan.

Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup inovasi program, dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran, keberlanjutan praktik baik, hingga potensi untuk direplikasi oleh sekolah lain.
Dalam keterangannya, Riyadatul Jannah mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim guru dan keluarga besar TK Tunas Bangsa Senggigi. Ini adalah hasil kerja bersama. Kami percaya, yang terpenting bukan status, tetapi kerja nyata untuk anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, pihak BPMP NTB menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis bukti nyata di lapangan.

“Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar menunjukkan dampak nyata dalam peningkatan mutu pendidikan. Siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,” ungkap perwakilan BPMP NTB.

Keberhasilan ini menjadi bukti kuat bahwa sekolah swasta memiliki daya saing tinggi dan mampu menjadi pelopor inovasi pendidikan. Prestasi tersebut juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh status kelembagaan, melainkan oleh komitmen, kreativitas, dan konsistensi para pendidiknya.

Ajang ini diharapkan mampu mendorong seluruh kepala sekolah di NTB untuk terus berinovasi, berbagi praktik baik, serta memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan secara merata dan berkelanjutan.

Dari Senggigi untuk NTB, capaian ini menjadi pesan kuat: dedikasi dan kerja keras mampu menembus batas, bahkan dari mereka yang semula tidak diunggulkan.(Jack)