Iklan VIP

Redaksi
Minggu, 12 April 2026, 18:30 WIB
Last Updated 2026-04-12T11:31:18Z

Ruwatan Budaya Warnai Peringatan Hari Kartini di Banyubiru, Wisata dan Tradisi Berpadu Meriah




Pasuruan,Clickindonesiainfo.id – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Pasuruan tahun ini dikemas berbeda. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Ruwatan Budaya di kawasan wisata Pemandian Banyubiru, Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Minggu (12/4/2026), yang berlangsung meriah dan sarat makna.

Kegiatan yang memadukan pelestarian tradisi dengan semangat emansipasi perempuan ini sukses menarik antusiasme masyarakat. Sejak pagi, ratusan pengunjung telah memadati lokasi wisata untuk mengikuti rangkaian acara yang disuguhkan.

Nuansa budaya Jawa terasa kental sejak awal acara. Alunan musik gamelan mengiringi kedatangan tamu undangan dan pengunjung, menciptakan suasana khas yang menambah kekhidmatan peringatan Hari Kartini.

Sejumlah unsur pemerintahan dan Forkopimcam turut hadir, di antaranya perwakilan Disbudpar Kabupaten Pasuruan melalui Kabid Pemasaran Pariwisata Sigit Afendy, Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, perwakilan Danramil Winongan, pihak Kecamatan Winongan yang diwakili Kasi Pemerintahan Rusmini, serta Pemerintah Desa Sumberrejo melalui Sekretaris Desa Mukin.

Dalam sambutannya, Sigit Afendy menjelaskan bahwa pemilihan konsep ruwatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, ruwatan memiliki filosofi mendalam sebagai simbol pembersihan diri dan niat, sekaligus momentum meneladani perjuangan R.A. Kartini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin generasi muda, khususnya perempuan, terus mengingat sejarah dan berani berkarya,” ujarnya.

Pihak Kecamatan Winongan juga menegaskan pentingnya kesetaraan gender dan peran perempuan dalam pembangunan. Kegiatan bertajuk Spirit of Kartini ini dinilai mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata di Banyubiru.

Dukungan penuh juga disampaikan Pemerintah Desa Sumberrejo. Sekretaris Desa Mukin menyebut kegiatan budaya seperti ini sangat positif dalam mengangkat potensi desa sekaligus memperkenalkan wisata lokal ke masyarakat luas.

Memasuki acara inti, prosesi Ruwatan Budaya digelar dengan ritual tumpeng berisi buah dan sayuran sebagai simbol kesuburan, kesejahteraan, serta ungkapan rasa syukur. Tumpeng kemudian dibagikan kepada pengunjung, menambah semarak suasana.

Selain itu, panitia juga membagikan ratusan doorprize yang disambut antusias warga. Kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya Lomba Busana Kartini yang diikuti anak-anak hingga masyarakat umum. Para peserta tampil anggun mengenakan kebaya dan busana tradisional, mencerminkan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan panggung hiburan rakyat yang menghadirkan artis lokal hingga nasional, menghibur pengunjung hingga sore hari.

Melalui kegiatan ini, Disbudpar Kabupaten Pasuruan berharap peringatan Hari Kartini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, pelestarian budaya, serta pengembangan sektor pariwisata daerah. Banyubiru pun diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan alam.(Zen/Jack)