PALEMBANG — Suasana haru dan bangga menyelimuti acara tasyakuran purna tugas salah satu putra daerah Palembang yang mengakhiri pengabdiannya di Korps Marinir TNI AL. Acara digelar sederhana namun khidmat di kediaman keluarga, Minggu (13/4/2026).
Anggota Korps Marinir berinisial peltu Taufik Hidayat resmi memasuki masa purna tugas setelah 32 tahun mengabdi menjaga kedaulatan laut Indonesia. Tasyakuran ini dihadiri keluarga besar, kerabat, rekan seperjuangan sesama Marinir asal Palembang, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Peltu Taufik Hidayat menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan keselamatan selama bertugas di berbagai penugasan. “Saya bangga menjadi bagian Korps Marinir. Palembang selalu saya bawa di dada ke mana pun ditugaskan,” ujarnya sambil menahan haru.
Acara diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah. Nuansa khas Palembang terasa lewat hidangan pempek, tekwan, dan model yang disajikan untuk para tamu. Beberapa rekan Marinir juga memberikan kenang-kenangan berupa miniatur baret ungu sebagai simbol kebanggaan korps.
Perwakilan keluarga menyebut Peltu Taufik Hidayat dikenal disiplin dan rendah hati. “Beliau tidak pernah lupa kampung halaman. Setiap pulang cuti selalu menyempatkan silaturahmi dengan warga,” kata salah satu kerabat.
Purna tugas bukan akhir pengabdian. Peltu Taufik Hidayat menyatakan siap mendedikasikan diri untuk kegiatan sosial dan pembinaan generasi muda di Palembang. Tradisi tasyakuran ini menjadi bukti kuatnya ikatan antara prajurit dengan tanah kelahirannya.
(Hadigus)





