Iklan VIP

Admin
Minggu, 26 Juli 2026, 17:02 WIB
Last Updated 2026-07-26T10:02:11Z

Nama Willy Mencuat Dalam Bisnis Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai Di Kota Batam



Clinkindonesiainfo.id| Batam - Bea Cukai Batam bersama instansi terkait tengah berupaya untuk menekan peredaran rokok ilegal di Kota Batam. Maraknya peredaran rokok ilegal menjadikan Kota Batam sebagai sarang dan surganya bagi para mafia rokok ilegal untuk mencari keuntungan pribadi.


Salah satu merek rokok ilegal tanpa pita cukai manchester menjadi fokus untuk Bea Cukai Batam dalam menekan peredarannya. Bukan hanya itu, Bos salah satu pemilik rokok ilegal di Kota Batam inisial "Willy" disebut-sebut sebagai mafia rokok Manchester tersebut.


Dari informasi diterima, Rokok Manchester diduga diproduksi oleh PT F" Internasional yang terletak di Kawasan industri Kota Batam.


Untuk mengelabuhi petugas, diduga rokok Manchester diselundupkan melalui pelabuhan tikus wilayah Barelang agar dapat keluar dari Kota Batam dan bisa diedarkan diluar kota.


"Pemain rokok ilegal Manchester itu inisial Willy, . Perusahaan produksi nya di kota batam," ungkap sumber inisial ML kepada media. Sabtu, (25/07).


Selain harganya murah dan mudah didapat, Rokok  Manchester berhasil memikat selera perokok untuk membelinya dan menjadi Raja di Pasar Dagang Kota Batam.


"Rokok Manchester sangat laris dan banyak yang beli, mungkin karena harga nya yang murah dan setiap warung atau kaki lima sudah banyak yang jual, makanya banyak yang beli. Biasanya harga diwarung 21ribu per bungkusnya," terang ML lagi.


Sementara itu, bagi para mafia rokok ilegal tanpa pita cukai dapat dijerat pasal 54 UU RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun dan/atau denda minimal dua kali nilai cukai dan maksimal 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.


Hingga berita ini dirilis, pewarta masih mencoba konfirmasi kepada BC Batam maupun instansi terkait serta Willy yang disebut-sebut sebagai mafia rokok ilegal merek Manchester.


Gun