BOGOR,Clickindonesiainfo.id— Perjuangan panjang masyarakat Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam mendapatkan keadilan atas hak-hak agraria mereka akhirnya menemui titik terang. Kehadiran dan kepedulian nyata ditunjukkan oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Ariyadi, yang secara konsisten mengawal penyelesaian konflik tanah di wilayah tersebut.
Persoalan sengketa dan legalitas tanah yang telah lama membelit warga Desa Sukajaya menjadi perhatian serius bagi legislator muda tersebut. Sebagai wakil rakyat yang memegang teguh amanah konstitusi, Slamet memandang bahwa persoalan agraria yang bersentuhan langsung dengan hak hidup masyarakat kecil tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian hukum.
"Tanah adalah sumber penghidupan utama masyarakat. Negara melalui instrumen hukum dan eksekutif harus hadir untuk memastikan tidak ada hak-hak rakyat kecil yang tergerus oleh ketidakadilan maupun ketidakpastian administrasi pertanahan," ujar Slamet saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta (7/9).
Langkah taktis langsung diambil oleh politisi PAN ini dengan menjembatani aspirasi warga Sukajaya ke tingkat pusat. Memanfaatkan fungsinya sebagai legislator, ia aktif membangun komunikasi intensif dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian ATR/BPN serta aparat penegak hukum, guna mendesak percepatan penyelesaian sengketa agraria secara adil, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Warga Desa Sukajaya sendiri menyambut baik langkah gerak cepat yang dilakukan oleh wakil rakyat mereka. Selama bertahun-tahun, masyarakat setempat mengaku hidup dalam kecemasan terkait status lahan yang mereka tempati dan garap sehari-hari. Dengan adanya intervensi dan pengawalan ketat dari Pemuda Kelahiran Sampang, Madura, secercah harapan kini kembali dirasakan oleh ratusan kepala keluarga di Tamansari.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Slamet Ariyadi yang mau mendengar keluh kesah kami dan turun tangan langsung. Perjuangan beliau memberikan kami kekuatan moral bahwa suara masyarakat kecil di desa tidak diabaikan di Senayan," ungkap salah satu perwakilan warga Desa Sukajaya.
Komitmen ini sekaligus menegaskan fungsi pengawasan dan legislasi DPR RI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di akar rumput. Slamet menegaskan bahwa dirinya tidak akan berhenti mengawal proses penyelesaian kasus ini hingga seluruh hak kepemilikan tanah masyarakat Desa Sukajaya sah secara hukum dan memberikan kepastian masa depan yang tenang bagi warga.
"Ini adalah kerja bersama. Kami di parlemen akan terus mengawasi proses penyelesaian di lapangan agar hak rakyat benar-benar kembali kepada yang berhak. Keadilan agraria adalah harga mati," pungkas Ketua Umum DPP BM PAN.(Jack)



