Iklan VIP

Redaksi
Selasa, 06 Oktober 2026, 19:07 WIB
Last Updated 2026-10-06T12:08:01Z

Dindikpora Pemalang Dorong Penguatan Karakter Anak Dilakukan Berkelanjutan Sejak PAUD hingga SMP



PEMALANG,Clickindonesiainfo.id– Penguatan karakter anak tidak dapat dilakukan secara instan maupun hanya melalui satu kegiatan. Pembentukan sikap, tanggung jawab, kebiasaan positif, serta nilai-nilai moral membutuhkan proses yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.


Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Karakter Anak yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang bagi guru jenjang SD, SMP dan sederajat di salah satu hotel di Pemalang, Selasa (6/10/2026).


Perwakilan Dindikpora Kabupaten Pemalang, Fajar, mengatakan pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan dilanjutkan secara berkesinambungan pada jenjang pendidikan berikutnya.


Menurutnya, kesinambungan antarsatuan pendidikan menjadi penting agar nilai-nilai karakter yang telah dikenalkan kepada anak tidak berhenti pada satu jenjang, tetapi terus diperkuat ketika mereka memasuki pendidikan dasar hingga tingkat SMP.


“Untuk membentuk karakter anak harus ada kesinambungan antara jenjang PAUD, SD dan SMP. Hal ini tidak bisa dibentuk dalam hitungan hari, melainkan butuh proses dan kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Fajar.

 

Ia menjelaskan, setiap jenjang pendidikan memiliki peran dalam melanjutkan proses pembentukan karakter peserta didik. Penguatan karakter juga tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan khusus, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas dan kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah.


Dalam Bimtek tersebut, para peserta juga mendapatkan pembahasan mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).


Kegiatan Bimtek berlangsung selama dua hari dan diikuti guru dari jenjang SD, SMP dan sederajat se-Kabupaten Pemalang.


Materi yang diberikan diarahkan agar para guru mampu menerapkan penguatan karakter dalam proses pendidikan sehari-hari. Cara guru berinteraksi dengan peserta didik, memberikan pendampingan, hingga menjadi teladan di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak.


Penguatan karakter juga diharapkan berjalan beriringan dengan pembelajaran akademik. Sikap bertanggung jawab, saling menghargai, nilai moral, serta berbagai kebiasaan positif perlu dikenalkan dan dibiasakan secara terus-menerus.


Dengan proses yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, pendidikan karakter diharapkan tidak hanya menjadi materi dalam kegiatan sekolah, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan peserta didik.

(Topik)