PASURUAN,Clickindonesiainfo.id — Aksi begal bersenjata tajam kembali lagi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini, seorang remaja berinisial W (15) menjadi korban pembegalan brutal di area persawahan Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/5/2026) dini hari.
Korban mengalami luka bacok serius pada bagian lengan kanan setelah berusaha mempertahankan telepon genggam miliknya dari aksi dua pelaku yang diduga membawa senjata tajam jenis celurit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu korban bersama rekannya tengah duduk di sebuah jembatan kecil di kawasan persawahan jalan masuk Desa Dhompo wilayah Kecamatan Kraton.
Namun suasana mendadak berubah ketika dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor datang menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit dan berusaha merampas barang berharga milik mereka.
"Korban yang mencoba mempertahankan ponselnya kemudian mendapat serangan brutal dari salah satu pelaku. Celurit yang diayunkan pelaku mengenai lengan kanan korban hingga menyebabkan luka cukup parah," ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Muhammad Junaidi, Minggu (10/5/2026).
Melihat kondisi yang semakin berbahaya, rekan korban berinisial R (16) memilih melarikan diri untuk mencari pertolongan warga sekitar. Sementara kedua pelaku berhasil membawa kabur satu unit telepon genggam milik korban sebelum melarikan diri ke arah selatan.
Usai kejadian, korban segera dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka bacok yang dideritanya.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan warga kepada Kepala Desa Dhompo sebelum akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 04.00 WIB.
Petugas dari Polres Pasuruan Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap kedua pelaku begal yang meresahkan warga tersebut.
(Jack)



