Pasuruan,Clickindonesiainfo.id - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ranuklindungan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam skema *Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa* dengan pendanaan tahun 2026 dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut diketuai oleh Dr. Freshinta Jellia Wibisono, drh., M.Vet. bersama mahasiswa KKN Tematik UWKS dengan mengusung tema *“Pemberdayaan Desa Ranuklindungan melalui Edukasi Produksi Susu Sehat dan Diversifikasi Produk Susu untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal.”*
Acara pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Dr. Santirianingrum Soebandi, S.E., M.Com., yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat tersebut.
Dalam sambutannya, Dikho Aula Prasetya yang mewakili Kepala Desa Ranuklindungan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN Tematik UWKS.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan terkait produksi susu sehat dan pengolahan produk susu. Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan susu yang sehat, higienis, dan bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi terkait diversifikasi produk olahan susu sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil peternakan sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Tematik memberikan pendampingan secara langsung kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi teknik penanganan susu yang baik, pentingnya sanitasi dalam proses produksi, hingga pengolahan susu menjadi berbagai produk bernilai jual seperti yoghurt, susu pasteurisasi, dan olahan lainnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Freshinta Jellia Wibisono, drh., M.Vet., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk susu, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Edukasi mengenai produksi susu sehat dan inovasi produk olahan diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan kualitas hasil ternak sekaligus membuka peluang usaha baru,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat Desa Ranuklindungan terlihat dari partisipasi aktif warga dalam setiap rangkaian kegiatan. Warga menyambut baik program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menjadi implementasi nyata tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN Tematik UWKS diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal.
Dengan dukungan pendanaan dari DRTPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat desa yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui pengembangan sektor peternakan dan produk olahan susu.(Jack)



