Iklan VIP

Redaksi
Jumat, 05 Juni 2026, 10:23 WIB
Last Updated 2026-06-05T03:26:55Z

Garda Prabowo Apresiasi Langkah Kejagung Geledah BGN, Dorong Transparansi Program Makan Bergizi Gratis



JAKARTA, Clickindonesiainfo – Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang melakukan penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, pada Rabu (3/6/2026). Organisasi tersebut menilai tindakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum merupakan langkah progresif untuk memastikan tata kelola lembaga berjalan transparan dan akuntabel.

Ketua Departemen Hukum dan HAM DKN Garda Prabowo, Adv. Amri Abdi Piliang, SH, CIRM, CIRP, mengatakan penggeledahan tersebut menjadi momentum penting untuk mengungkap berbagai dugaan penyimpangan yang selama ini dinilai menghambat pelaksanaan program pemerintah.

Menurut Amri, selama ini terdapat sejumlah jalur koordinasi yang dinilai tertutup sehingga berpotensi menimbulkan celah bagi oknum calo maupun kelompok tertentu yang mencari keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan pimpinan lembaga. Kondisi tersebut, kata dia, tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga berpotensi mencoreng citra pemerintah.

“Langkah Kejaksaan Agung patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen penegakan hukum. Kami berharap seluruh dugaan pelanggaran dapat diungkap secara transparan sehingga program strategis pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan,” ujar Amri dalam keterangannya.

Amri menjelaskan, Garda Prabowo yang memiliki jaringan kepengurusan di berbagai daerah melalui Dewan Koordinasi Daerah (DKD) dan Dewan Koordinasi Cabang (DKC), serta didukung dua yayasan yakni Garda Mawar Merah Putih dan Garda Putra Merah Putih, selama ini berkeinginan untuk turut berkontribusi dalam mendukung program-program unggulan Presiden Prabowo Subianto, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengaku pihaknya pernah mengajukan permohonan untuk pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), namun seluruh pengajuan tersebut ditolak. Bahkan, menurutnya, terdapat pihak tertentu yang menawarkan peluang pengelolaan dengan nilai mencapai Rp200 juta per titik melalui yayasan yang disebut milik oknum aparat.


“Kami berharap di bawah kepemimpinan yang baru, akses komunikasi dengan investor yang benar-benar memiliki komitmen mendukung program MBG dapat dibuka lebih luas. Program ini harus didukung oleh pihak-pihak yang memiliki kesiapan fasilitas, sumber daya, dan pendanaan yang jelas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Garda Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Nanik S. Deyang yang baru ditunjuk sebagai Kepala BGN. Mereka berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif dan memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Nanik S. Deyang atas amanah yang diberikan. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik serta membawa BGN menjadi lembaga yang lebih transparan, profesional, dan mampu mewujudkan tujuan Program MBG,” tambah Amri.

Penggeledahan di Kantor BGN sendiri dilakukan di tengah sorotan publik terhadap lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas dalam agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, pemerintah melakukan perombakan jajaran pimpinan BGN. Tiga pimpinan sebelumnya, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, dicopot dari jabatannya.

Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, dengan posisi wakil kepala diisi oleh Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Pemerintah menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan program yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.
(Jack)